|

WAPOGA MUTIARA INDUSTRIES
Berawal dari kesulitan pendanaan PT.Kayu Ekaria untuk
mendirikan industri guna menampung produksi HPH nya di kabupaten Yapen
Waropen. Hingga pada tahun 1987 PT.Wapoga Mutiara Timber mengambil alih
PT.Kayu Ekaria.Dengan diperoleh Surat Persetujuan Penanaman Modal Dalam
Negeri dari Badan Koordinasi Penanaman Modal No.407/I/PMDH/1987 dan nomor
proyek : 1220/3311-26-02623 tanggal 06 Oktober 1987 dan melalui beberapa
kali survey selama kurang lebih 1(satu) tahun akhirnya diputuskan kabupaten
Biak sebagai tempat dibangunnya industri pengolahan kayu.
Tahun 1988 pabrik pengolahan kayu (sawmill) selesai dibangun
dan mulai berproduksi. Dengan berkembangnya pasar maka pada tahun 1990
pabrik Plywood dan Block Board selesai dibangun dan diresmikan oleh Wakil
Presiden RI saat itu Bapak Soedarmono,SH. Rencana pemasaran adalah 85%
ekspor dan 15 % pemasaran dalam negeri (sesuai Surat BKPM Nomor
514/III/PMDN/1987 tentang Persetujuan Perubahan Pemasaran dan Rencana
Investasi).Pada tanggal 24 Nopember 1990 melalui keputusan Ketua Badan
Koordinasi Penanaman Modal Nomor : 343/T/INDUSTRI/1990 PT.Wapoga Mutiara
Timber mendapat pemberian IZIN USAHA TETAP.Tanggal 30 januari 1995 PT.Wapoga
Mutiara Timber dan Baines Ltd(Hongkong) mendapat persetujuan Penanaman Modal
Asing (PMA) dari Presiden RI melalui surat pemberitahuan Menteri Negera
Penggerak dana investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor :
67/I/PMA/1995 Nomor Proyek 3311-26-6676.
Dengan masuknya modal asing ini maka tahun 1997 terjadi
perubahan penyertaan saham dimana PT.Wapoga Mutiara Timber yang merupakan
penanaman modal dalam negeri mengkhususkan bidang logging/HPH, sedangkan
PT.Wapoga Mutiara Industries sebagai penanaman modal asing dari Land And
General Malaysia mengambil saham Baines Ltd khusus bergerak pada bidang
industri pengolahan kayu lapis, block board, sawmill dan moulding.
Era baru perekonomian Indonesia masuk pada masa
keterpurukan, krisis ekonomi melanda Indonesia justru pada saat masuknya
asing pada PT.Wapoga Mutiara Industries. Kembali pada tahun 2000 PT.Wapoga
Mutiara Timber Industries mengalami kesulitan, bahkan sempat stagnasi selama
kurang lebih 2(dua) tahun. Para pekerja dirumahkan sebagai akibat tindakan
rasionalisasi perusahaan.Pada akhir tahun 2002 peserta penanaman modal asing
dialihkan dari Land And General kepada Mafrica Malaysia dan awal tahun 2003
kembali mulai beroperasi hingga sekarang.
KAPASITAS PRODUKSI
|
JENIS INDUSTRI
|
KAPASITAS
IJIN (M3/Thn)
|
KAPASITAS
TERPASANG
(M3/Thn)
|
|
PLYWOOD
|
90.000
|
90.000
|
|
BLOCK BOARD
|
30.000
|
30.000
|
|
SAWMILL
|
100.000
|
100.000
|
|
WOODWORKING
|
30.000
|
30.000
|
|
|